TIKUS-TIKUS KOTA

Karya,Dwi wahyu oktavia

Merunduk-runduk dengan girang
Dengan seribu alasan kaupun bicara
Seakan-akan kau seperti dewa
Yang selalu dipercaya oleh hambamu
Hai kau pedebah
Pedebah yang agung
Pedebah yang dituankan
Kau menyalahi aturanmu
Kau anggap wewenangmu adalah yang utama
Kau umbah janji-janji manis
Dalam setiap kata jargonmu
Kau injak-injak dan tiadakan hak rakyatmu
Kau ingkari semua mimpi indah rakyatmu
Kau bertindak sesuka hatimu
Harapan tinggal harapan pada orang kecil
Dan bukan hanya penindasan yang kau inginkan
Tapi gula, kopi pun kau tak sungkan

Blora, 28 Oktober 2017
Dwi Wahyu Oktavia Mahasiswa Aktif IKIP PGRI BOJONEGORO Semester 5 Program studi Bahasa dan Sastra Indonesia.