Diisukan Terlibat Kampanye di Acara Nyadran, Kades Jatiblimbing Angkat Bicara

Bojonegoro-Beredarnya berita di salah satu media online bahwa salah satu Kepala Desa di Bojonegoro diduga terlibat kampanye calon Anggota DPR RI dari Partai Perindo pada saat acara nyadran(sedekah bumi) Kades Jatiblimbing Kecamatan Dander angkat bicara.

Ditemui di Balai Desa (21/03/19)Tingkatno selaku Kades yang bersangkutan membeberkan tentang sebenarnya apa yang di sampaikan pada saat acara tersebut,perlu dicamkan kembali saya tidak mengundang kepada yang bersangkutan,namun kedatangannya murni datang secara pribadi bersama Timsesnya,dan saya selaku tuan rumah sebisa saya untuk menyambut baik dengan tamu yang hadir pada saat acara tersebut (nyadran red).

Kades Jatiblimbing Tingkatno juga menambahkan saya pada saat acara tersebut hanya memperkenalkan yang bersangkutan kalau beliaunya adalah calon anggota DPRI RI dari partai Perindo dan saya tidak ada ajakan kepada masyarakat untuk mengarahkan untuk memilih, mungkin hanya sebatas itu

“Saya hanya memperkenalkan dan supaya cita-citanya terkabul saya persilahkan maju dan diiringi gending eling-eling namun pada saat itu tidak ada ajakan pada masyarakat untuk mencoblos “Ucap Kades.

Ia juga mengatakan pada saat dipanggil Bawaslu pun saya juga mengatakan apa adanya tentang apa yang saya utarakan pada acara tersebut (nyadran red), dan bahkan itu ada dokumentasinya dari panitia nyadran Desa.

Dilain pihak Dian Widodo saat ditemui (21/19) selaku Bidang Kordinator penindakan Bawaslu Bojonegoro mengatakan kasus ini baru tahap penyelidikan dan memanggil saksi- saksi,kebetulan baru satu saksi yang bisa hadir.

“Setelah hasil pengkajian nanti kita serahkan pada pihak Gakumdu diteruskan atau tidak kasus ini”ungkapnya.

Kades Jatiblimbing diduga melakukan pelanggaran undang -undang pemilu no 7 tahun 2017 Pasal 490 jo pasal 282 . Sedangkan ancaman hukuman maksimal dua tahun penjara dan denda maksimal Rp 24 juta”pungkasnya.(red)