Dekadensi Pendidikan Dalam Pandang IMM

Cabang IMM (ikatan mahasiswa muhammadiyah) Bojonegoro, seperti biasa menjalankan KRS (kajian rutinan sabtu) mengambil tema “pendidikan milenial”,

Selaku ketua umum IMM Danil Wahyu Alhaq menyampaikan bahwa generasi milenial adalah generasi yang seharusnya banyak berfikir namun sekarang banyak yang beranggapan bahwa milenial adalah identitas dari kehidupan.

Sedikit cerita, penulis pernah menyaksikan sebuah film berjudul WALLE yang diceritakan disana kehidupan manusia bisa dikatakan maju, karena manusia sudah dapat hidup di luar angkasa dengan pesawat yang sangat besar dan membawa seluruh bahan makanan di bumi, dan manusia dilayani oleh robot dan komputer di depan mata mereka, sedangkan di bumi sudah tidak ada lagi kehidupan.

Dari cerita tersebut penulis beranggapan bumi dapat menjadi seperti cerita tersebut jika masyarakat terlalu nyaman dimanjakan kemudahan, namun segi negatifnya adalah manusia menjadi terlalu nyaman dengan pelayanan yang diberikan oleh sebuah teknologi tersebut, sehingga keadaan tubuh mereka kurang sehat karena yang lebih aktif bergerak adalah teknologi bukan manusianya.

Ini adalah sebuah kemunduran menurut penulis karena kita menjadi menjadi manusia yang bodoh dan lemah. Banyak negara yang maju sekarang mempelajari tentang adab yaitu sebuah metode untuk bersosialisasi dengan menggunakan sikap yang baik salah satunya adalah negara Jepang.

Menurut penulis negara yang maju adalah negara yang masyarakatnya didalamnya aktif berkreatifitas dan inovatifnya, teknologi yang sekarang ini adalah salah satu wujud dari manusia yang berfikiran maju, banyak yang beranggapan bahwa generasi milenial adalah generasi yang lebih banyak menggunakan teknologi.

Pemikiran seperti ini adalah kesalahan karena manusia aktif didalam sebuah karya dari manusia tersebut, seharusnya manusia mempunyai pemikiran bahwa mereka sendiri dapat menciptakan sebuah karya seperti halnya teknologi.

Baca  Pengusaha Pertanian

Sehingga negara yang masyarakatnya aktif berfikir untuk berkarya adalah negara yang dapat dikatakan maju. Yang diharapkan adalah kita sebagai masyarakat yang sadar seharusnya dapat menjadi contoh masyarakat yang lain.

Penulis. M. Rofi’u darojat (Kabid Kader PK.IMM Salman)

COMMENTS

Pasang-Iklan | Pedoman Media Cyber | Redaksi | Tentang