Disdukcapil Yang Professional Atau Masyarakat Yang Terlalu Disiplin?

Sungguh menarik ketika datang ke Dinas Dukcapil yang berada di Mall Publik tepatnya di Jalan Veteran Kota Bojonegoro. Pasalnya sejak Pukul 06 00 pagi sudah banyak masyarakat yang disiplin untuk mengantre pembuatan berbagai macam data kependudukan, baik e-KTP, Akta Kelahiran, KK. Dll.

Namun disisi itu banyak ketidaksiapan dari pihak Dinas Dukcapil untuk melayani masyarakat. Contoh kecil seperti pembukaan loket pendaftaran, di area luar pintu masuk tertera bahwasanya kantor Disdukcapil yang berada di Mall Publik ini buka pukul 07.30, akan tetapi molor hingga pukul 7.45 WIB sehingga banyak masyarakat yang mengeluh mengenai hal tersebut.

Disini penulis tidak serta merta bersikap sok disiplin atau sok²an yang lain. Akan tetapi menjadi sebuah kritik untuk perbaikan pelayanan masyarakat terutama di Disdukcapil, selain pelayanan mengenai pembukaan kantor di sisi dalam kantor untuk pembuatan e-KTP sendiri masih banyak sistem pengolahan yang rancau.

Setelah pintu masuk masyarakat di arahkan untuk mengambil nomer pendaftaran, setelah itu masyarakat di arahkan untuk setor data di berbagai loket yabg sudah di sediakan sesuai kebutuhan publik. tepatnya di loket 3 bagian pendaftaran KTP lagi-lagi pengolahan sistem yang rancau mengakibatkan banyak masyarakat kecewa , contoh yang terjadi di pagi ini pada tanggal 9 april 2019. Banyak masyarakat yang mengeluhkan akan proses pembuatan e-KTP, karena untuk proses finalisasi di loket 4 pemanggilan pemohon e-KTP tidak sesuai dengan nomor pendaftaran alias pemanggilan secara random.

Bapak Darul Mahasin selaku penjaga loket 4 menyatakan bahwa pemanggilan memang random karena yang mencetak e-KTP cuma 2 orang.

Sungguh alasan yang tidak masuk akal, disisi lain ketika Ibu Anna selaku Bupati Bojonegoro ingin memajukan Bojonegoro, akan tetapi masih banyak kendala dari Disdukcapil dalam hal pencetakan/pengolahan data kependudukan terkhusus pencetakan KTP dengan alasan yang tak masuk akal tersebut.

Semoga kedepanya Disdukcapil Bojonegoro mampu memperbaiki sistem pengolahan dan pencetakan data kependudukan secara profesional dan selalu bersinergi dengan progam yang katanya ngopeni dan ngayomi dari Ibu Bupati yang cantik ini.

Penulis : Arif Hakim