Dilema Pilkades Pomahan, Boureno, Bojonegoro

Bojonegoro – Musyawarah Desa ( MUSDES) yang di laksanakan di balai Desa Pomahan pada (2/19)lalu yang dihadiri Muspika, BPD, perangakat Desa serta Tokoh Masyarakat dan Perwakilan masing-masing Dukuhan dan menghasilkan keputusan bersama untuk tetap melanjutkan dilaksakan Pilkades pada Tahun 2019 ini.Membuat masyarakat makin gejolak dengan adanya fakta baru mulai ada temuan salah satu bakal calon yang sudah diterima panitia diduga mendaftar tidak sesuai mekanisme waktu yang ditentukan hingga mundurnya beberapa panitia yang telah dibentuk paska mundurnya seluruh panitia Pilkades.

Saifudin salah satu anggota panitia yang waktu itu ditunjuk BPD pada musdes juga ikut mengundurkan diri sebagai panitia Pilkades (10/19) mengatakan kinerja panitia yang baru ditunjuk dalam musdes belum ada tindakan apapun karena belum ada serah terima berkas administrasi dari panitia lama ke panitia baru.

Saifudin menambahkan saya di tunjuk oleh BPD pada musdes hari Kamis(2/19) lalu dan pada Hari Jumat (3/19) saya mengundurkan diri.

“Saya belum ada 24 jam ditunjuk sebagai panitia sudah mengundurkan diri”ungkapnya.

Setelah saya mundur juga diikuti satu anggota lainnya dan rencana ada satu lagi aggota panitia akan mengundurkan diri lagi.

“Saya mundur mengingat situasi dan kondisi Desa Pomahan yang tidak kondusif”keluhnya

Terpisah Luluk Arifah selaku Camat Boureno saat di konfirmasi melalui pesan WatsApp tentang Adanya panitia Pilkades ada yang mengundurkan diri kembali pasca musdes,dirinya belum tahu soal itu.

“Belum ada laporan ke pihak Kecamatan mas,coba tanya langsung ke BPD”Singkatnya

Sampai berita ini ditulis pihak BPD belum bisa memberi jawaban

“Maaf kami belum bisa menjawab saat ini.akan kami konsultasikan dulu”jawab singkat salah satu BPD.(red)