Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat ,Jembatan TBB Diresmikan

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat ,Jembatan TBB Diresmikan

Bojonegoro- Setelah kurang lebih dari 6 bulan dalam proses pengerjaan, akhirnya jembatan yang menghubungkan dua kab, antara Bojonegoro dan Blora, tepatnya Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dengan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah akhirnya resmi diresmikan, Minggu siang (3/1/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut dalam peresmian, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Gubernur Jateng, perwakilan dari Provinsi Jatim, Anggota DPR RI, Bupati Bojonegoro, Bupati Blora, serta Forkopimda masing” kabupaten.

Dalam acara peresmian tersebut yang dilaksanakan di ujung jembatan, lebih tepatnya di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, tetap mematuhi aturan dalam penerapkan protokol kesehatan ( prokes ) guna mewaspadai adanya klaster baru, serta untuk mencegah penyebaran Covid-19. Yg kiranya semakin meningkat.

Hanya orang-orang yang berkepentingan dalam acara peresmian saja yang ada diseputaran lokasi acara, serta tetap wajib melaksanakan 4M dalam hal ini, mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhkan diri dari kerumunan yang banyak.

Dalam kesempatanya, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah dalam sambutannya menyampaikan, bahwasanya proses pembangunan jembatan ini telah dimulai pada tgl 1 Juli 2020 yang ditandai dengan ground breaking di lokasi dan secara tuntas telah diselesaikan pada bulan Desember akhir tahun 2020 ini.

“Puji syukur, alhamdulillah akhirnya pada hari ini dihari minggu jembatan telah mempunyai nama, dengan nama Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora (TBB) bisa terwujud dan diresmikan,” kata Bupati Bojonegoro Anna mu’awanah.

Mensesneg, Pratikno mengungkapkan, masa kecil dirinya,dulu dulu Lo itu banyak dihabiskan di kampung halamannya, jadi sy sebenarnya masih terkenang dengan adanya masa kecil dulu.

Pendidikan yang mulai dari SD hingga SMA beliau jalani/selesaikan semuanya dikab, Bojonegoro, Namun… dikarena rumahnya lebih dekat wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, sehingga untuk belanja kebutuhan lain maupun berobat lebih banyak dihabiskan untuk mengunjungi atau belanja diwilayah cepu Jawa tengah.

“Masyarakat itu sebenarnya tidak berpengaruh atau merasa dengan adanya batas wilayah untuk mendapatkan pelayanan disuatu daerah tertentu”

Baca juga  Wabup Budi Irawanto Apresiasi Kegiatan Peningkatan Harapan Hidup Lansia
Baca juga  Tim Gugus Tugas Kabupaten Bojonegoro Gelar Rapid Test di Tiga Pasar Tradisional

“Dengan adanya konektivitas yang telah terwujudkan melalui jembatan penghubung antar kabupaten, kami dalam hal ini mewakili pemerintah Pusat sangatlah mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya,” ucap Mensesneg yang nota bene beliau asli berasal Desa Dolokgede tepatnya, Kec, Tambakrejo, Kab Bojonegoro imbuhnya.

Didalam kesempatan yg lain, Menteri PUPR RI, menambahkan, di tahun 2021 ini mempunyai agenda dan atau program” yang diprakarsai oleh Mensesneg, diantaranya program membangun jalan baru Napis-Watujago sepanjang 14km dengan lebar 7 meter, kemudian peningkatan jalan Ngambon, Pasar Dawe. Serta nantinya masih ada lagi sebuah tembusan Karangjati dan Pasar Taji ke jalan Nasional,

Sehingga tak ada lagi masyarakat setempat yg sekiranya terisolir dalam meningkatkan sumber daya ekonomi didalam wilayah setempat, ungkapnya.

Selain dari pada itu, pihaknya juga sangat mengapresiasi inisiatif” disetiap kabupaten didua ( 2 ) provinsi atas inisiatif”nya untuk melaksanakan berbagai konektivitas dan gotong royong dalam membangun daerah kabupaten yang kiranya berbasis kawasan.

“Yang perlu diingat adalah bukan Bupati atau pemerintah daerah yang mendukung Presiden. Akan tetapi presidenlah yang mendukung program” Bupati atau pemerintah daerah agar dapatnya untuk terus membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten setempat,” imbuhnya lagi.

Acara Peresmian jembatan penghubung dua ( 2 ), kabupaten tersebut, dengan sebuah tanda dibunyikannya sirine yang telah dilakukan oleh Mensesneg Pratikno, seluruh pejabat terkait Selanjutnya juga para pimpinan melaksanakan peninjauan secara langsung berbagai kondisi jembatan penghubung dua ( 2 ) kabupaten dan sekitarnya.(Red).

COMMENTS

Pasang-Iklan | Pedoman Media Cyber | Redaksi | Tentang