Motifasi Petani, Politisi Nasdem Ini Ajak Petani Lebih Profesional

Bojonegoro- Tak kenal lelah dalam memperjuangkan nasib para petani , Politisi dari Partai NasDem ini giat mendampingi petani dalam memperjuangkan nasibnya untuk mencapai panen yang maksimal.

Beliau rela mengorbankan waktu dan fikiran untuk mengajak petani supaya lebih profesinal lagi dalam pengolahan lahan serta memberikan motifasi serta dukungan moril. Terbukti akhir – akhir ini beliau disibukan dengan berbagai cara pemberantasan hama dan pola tanam yang tepat dan sesuai dengan kondisi cuaca yang ada.

Beberapa waktu yang lalu, Ahmad Suyono bersama petani di Desa Ngampal dan Desa Deru Kecamatan Sumberrejo melakukam pemberantasan hama tikus dengan dilakukan gropyok.

Kali ini pada Hari Jum.at 15 Januari 2021,Ahmad Suyono turun lagi kelapangan bersama petani untuk memberikan arahan dan masukan guna pemberantasan hama wereng yang sewaktu – waktu menyerang tanaman petani.

Politisi NasDem ini mengajak Petani untuk tidak bergantung pada obat – obatan kimia , melainkan bagaimana cara mengatasi hama dengan pola non sistemik atau pakai bahan organik. Pada musim tanam kali ini banyak petani yang mengeluhkan ketersediaan pupuk bersubsidi yang sedikit langka sehingga untuk mencukupi pola pemupukan yang seimbamg harus rela merogoh koceknya lebih banyak lagi dengan membeli pupuk Non Subsidi yang nota bene harganya lebih mahal.

Baca juga  Ahmad Suyono Anggota DPRD Dapil II Digruduk Petani
Baca juga  Operasi Ketupat Semeru 2020, Aparat Gabungan di Bojonegoro Halau 163 Kendaraan Pemudik Dari Luar Kota

Kalau terus – terusan begini nasib para petani akan lebih tragis dan menjerit tatkala panen , ditambah lagi pasti sewaktu panen raya harga jual pasti anjlok drastis” Ucap Mas Yon sapaan akrab Politisi Nasdem ini.

Sebagai wakil Rakyak H. Ahmad Suyono mengharap kehadiran dari Dinas terkait khususnya Pemkab Bojonegoro memberikan pendampingan serta perhatian khusus kepada para petani. Jangan hanya slogannya saja yang digembar – gemborkan melainkan wujud nyata yang harus di buktikan.

Dengan pendampingan dan penyuluhan petani akan bisa mendapatkan edukasi yang berharga supaya dalam pengolahan serta penanggulangan hama supaya mendapatkan hasil maksimal” Harapnya.

Ditengah pandemi Covid – 19 yang saat ini belum tahu kapan tuntasnya petani sangat membutuhkan uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan menyediakan stok pupuk bersubsidi yang harganya bisa di jangkau oleh petani” Tambahnya.

Dalam menanggapi keluhan para petani H. Ahmad Suyono mengajak para petani di sekitaran kecamatan Sumberrejo untuk menggunakan pupuk organik jangan terlalu banyak menggunakan bahan kimia yang bisa menyebabkan tanah akan gersang dan tandus karena unsur Hara yang ada semakin kurang” tandasnya.

Terpisah, Suyud ( 45 ) Petani asal Sumberrejo ini ketika di jumpai awak media berharap supaya suplai pupuk subsidi bisa di tambah dengan demikian para petani tidak kesulitan dan kekurangan dalam mendapatkan pupuk.

Memang saat ini terjadi kelangkaan pupuk sehingga kami harus mengurangi volume supaya tercukupi. Kalau sudah demikian maka hasilnya pun juga tidak bisa maksimal” Keluhnya.(Ag/red)