IGD Ruang Airborne Desease & Laboratorium PCR RSUD Bojonegoro Diresmikan

Bojonegoro-  Bupati Bojonegoro Anna Mu’Awanah baru saja meresmikan instalasi gawat darurat, ruang Airborne Desease dan Laboratorium PCR di RSUD DR. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO, Senin (8/2). Dalam peresmian itu Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD beserta jajarannya.

Direktur Rsud Sosodoro, Hernowo Wahyutomo mengatakan penyediaan IGD, Ruang Airborne Desease, dan Laboratorium PCR ini adalah bentuk upaya dari Pemkab untuk mengendalikan wabah pandemi covid 19 di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

” Harapannya dengan alat ini upaya 3T ( Testing, Tracing, Treatment) dapat dilakukan dengan optimal” terang direktur.

Kini masyarakat tidak perlu takut dan khawatir untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Karena di RSUD DR. R. Sosodoro Djatikoesoemo sudah ada jalur dan ruangan tersendiri yang terpisah untuk pasien terindikasi kearah covid 19 maupun yang sudah terkonfirmasi dengan pasien umum. Masyarakat juga sudah dapat melakukan pemeriksaan PCR, sehingga tidak perlu lagi keluar kota untuk melakukan Swab PCR. Dia menambahkan laboratorium saat ini mampu memeriksa hingga 70 sample test perhari yang sebelumnya hanya mampu memerika 18 sampe perharinya.

Baca juga  BPN Bojonegoro Sosialisasikan Gemara Sang Tatas Puldadis

Menurut Bupati, upaya ini dilakukan untuk menciptakan rasa percaya dan nyaman bagi masyarakat yang akan menggunakan fasilitas kesehatan, khususnya di rumah sakit.

“masyarakat tak perlu khawatir lagi, pelayanan untuk pengendalian covid di RSUD sudah terpisah dengan pelayanan pasien umum, sudah ada jalur dan ruangan tersendiri yang terpisah” tutur Bupati.

Selain rumah sakit, seluruh Puskesmas yang ada juga dioptimalkan pelayanannya untuk memutus penyebaran covid 19 di Bojonegoro salah satunya dengan rapid antigen.(red).