Pembangunan Gedung TPQ AT-TAQWA di Desa Bonorejo,Gayam, Bojonegoro, Butuh Perhatian Semua Pihak

Bojonegoro- Pentingnya sarana gedung Taman Pendidikan Al, Qur’an (TPQ) demi berlangsungnya proses belajar dan mengajar ilmu agama dalam kehidupan masyarakat.

Proses pembelajaran ilmu agama (islam) di Indonesia umumnya, khususnya di Bojonegoro, diantara bentuk realisasi pelaksanaannya adalah Taman Pendidikan Al, Qur’an.

Sebagaimana hal nya TPQ AT-TAQWA, bangunan yang berdiri diatas tanah wakaf dan merupakan salah satu tempat belajar dan mengajar ilmu agama (islam), tapatnya di Dusun Bonorejo, Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, sangat membutuhkan bantuan bantuan dari berbagai pihak.

Pasalnya pembangunan gedung TPQ AT-TAQWA tersebut sesuai RAB nya diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar 500 juta rupiah, padahal modal awal pembangunan TPQ tersebut hanya sekitar sebesar 30 juta rupiah dari sumbangan masyarakat.

Ir. Rachmad Aksan selaku Kades Bonorejo menjelaskan bahwa pembangunan gedung TPQ AT-TAQWA tersebut murni menggunakan dana swadaya masyarakat.

“Selama ini pembangunan TPQ AT-TAQWA hanya mengandalkan sumbangan (infaq) dari para wali santri dan juga sumbangan bantuan tenaga perwakilan tiap RT secara bergilir dari warga masyarakat Desa Bonorejo”, ucap Kades, Pada Selasa (16/2/2021).

Kades Bonorejo berharap agar banyak donatur yang berkenan memberikan bantuan, terutama dalam bentuk nominal uang, karena kendala yang dihadapi oleh panitia pembangunan TPQ tersebut adalah keterbatasan nominal uang untuk membayar (insentif) jasa para tukang bangunan TPQ tersebut.

“Target dari pembangunan gedung TPQ tersebut adalah paling tidak agar bisa menyelesaikan 1 lantai, dan syukur syukur kalau bisa terwujud hingga 2 lantai”, harap Kades.

“Pembangunan gedung TPQ yang dilaksanakan dibawah naungan TA’MIR MASJID AT-TAQWA ini murni dengan swadaya masyarakat, harapan saya adalah 190 lebih santri yang sekarang masih belajar agama di serambi masjid, agar bisa langsung menempati paling tidak di lantai satu. Kalau nanti sumbangan-sumbangan dari hamba Allah, dari teman-teman, dari siapapun yang mau menyumbang kalau memang nanti bisa mencukupi ya kita teruskan sampai selesai”, tambah Kades.

Baca juga  Pemdes Rendeng Malo Dorong Pemuda Ikut Serta Membangun Desa

“Kalau berdasarkan RAB, pembangunan gedung TPQ tersebut menelan biaya sekitar 500 juta, sampai saat ini pengerjaannya baru di lantai satu, harapan kedepannya ya syukur-syukur selesai semuanya, karena jumlah ruang yang dibangun sebanyak 16 ruang, jelas dengan keadaan seperti itu teman-teman, anak anak, dan adik adik kita yang di sana, biar bisa belajar dengan tenang dan nyaman, kalau hujan supaya tidak kehujanan”, pungkas Kades, pada Selasa (16/02/2021).

Hingga berita ini ditayangkan, kondisi bangunan TPQ yang berdiri diatas tanah wakaf dengan ukuran 15 X 10 meter tersebut masih tetap berlangsung pembangunannya, walaupun dengan keterbatasan dana swadaya masyarakat, namun pihak Kades dan segenap panitia pembangunan TPQ masih berharap agar pemerintah dan semua pihak sudi dan berkenan memberikan bantuan.(An/red).