LMDH Jati Jaya Bersama Warga Desa Ngorogunung Bubulan Evakauasi Pohon Jati Tumbang di TPU

Bojonegoro- LMDH JATI JAYA bersama masyarakat Desa Ngorogunung kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro bergotong royong evakuasi kayu jati roboh di tempat pemakaman umum, Pada Kamis (18/2/ 2021).

TPU tersebut terletak di lahan perhutani di petak 143 G KRPH Jeblokan BKPH Clebung KPH Bojonegoro. Nampak ratusan warga Desa Ngorogunung sejak pagi hari sudah berkumpul dan bekerja untuk evakuasi kayu tersebut.

Kayu Jati setelah selesai di evakuasi dan di potong menjadi 26 batang dan mempunyai volume 11.427 CM3 tersebut di kapling di depan rumah sekdes Ngorogunung.

Waka ADM KPH Bojonegoro beserta staf , Kecaamat Bubulan , Kapolsek beserta anggotanya serta Pemerintah Desa dan Bhabinsa ikut dalam kerja bakti bersama warga.

Slamet Djuwanto Waka ADM KPH Bojonegoro mengatakan, Kayu jati yang saat ini di evakuasi terletak di lahan LDTI tersebut rencana perhutani akan di jual sesuai prosedur penjualan resmi dan setelah laku sesuai HJD sisanya akan di kembalikan untuk sosial kemasyarakatan di desa Ngorogunung yang keperuntukannya untuk perbaikan pagar makam yang roboh tertimpa pohon jati tersebut.

Sementara Kepala Desa Ngorogunung Karti dalam keterangannya bahwa setelah di adakan musyawarah dengan tokoh masyarakat dan tokoh Agama serta perangkat sepakat bahwa nantinya bantuan dari perhutani berupa sisa penjualan HJD akan di peruntukkan untuk perbaikan pagar makam serta rumah tempat penyimpanan keranda yang rusak akibat tertimpa  pohon jati.

Terpisah, Tokoh masyarakat Lulus. S. Ketika di jumpai awak media ini mengucapkan terimakasih kepada Perhutani yang bersosial tinggi dan peduli terhadap warga sekitar hutan yang nota bene masih bergantung pada lahan perhutani.

Baca juga  Kapolres:Masyarakat Diharapkan Tetap Tenang dan Lakukan Aktifitas Seperti Biasa

Sutrisno Mantri KRPH Jeblokan juga mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Ngorogunung yang sudi dan rela bekerjasama mengevakuasi kayu yang roboh akibat bencana tersebut. Ini merupakan bentuk kepedulian dan apreasiasi dari kami sebagai kepala wilayah di KRPH Jeblokan” Ungkapnya.

Disisi lain, Ketua LMDH JATI JAYA Agung Mahfudhori mengatakan bahwa jati yang roboh di TPU merupakan lahan LDTI, jadi untuk mengamankan kayu tersebut harus dilakukan bersama antara perhutani dan masyarakat. Hasilnya pun juga di pakai bersama , yang terpenting adalah saling komunikasi sehingga akan tercapainya sebuah kemufakatan untuk kesejahteraan bersama” Pungkasnya.(Ag/red).