BPN Sosialisasi Program PTSL, Warga Blongsong Nyletuk Tanyakan Kwitansi Yang Tidak Sesuai Pembayaran

Bojonegoro- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan sosialisai serta penyuluhan kepada masyarakat penerima program pendaftaran tanah sistematik lengkap ( PTSL) di Desa Blongsong Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, pada (12/5/2022).

Warga antusias mengikuti penyuluhan yang dihadiri perwakilan dari BPN Kabupaten Bojonegoro dan Pihak Pemerintah Desa setempat.

Pada sesi tanya jawab, Salah satu warga yang juga sebagai pemohon nyletuk menanyakan soal kwitansi yang diterima oleh pemohon yang sudah terlanjur membayar 500 ribu, namun hanya mendapat kwitansi berbunyi 150 ribu saja, hal ini memantik kekecewaan para pemohon, karena sebelumnya juga belum pernah ada sosialisai dan rincian yang disampikan kepada pemohon untuk biaya tambahan ini” ucapnya.

Kami tidak mempermasalahkan, asalkan anggaran biaya tambahan itu jelas keperuntukannya” tambahnya.

Baca juga  Pemdes Napis Kecamatan Tambakrejo Lantik 3 Perangkat Desa

Dirinya juga menegaskan, kami sebagai pemohon berkeinginan agar panitia tranparan dan bisa memberikan bukti valid hasil pembayaran dari pemohon, bukanya di kwitansi malah ditulis 150 ribu dan hanya ada kode lunas pada kwitansi saja, padahal kami membayar 500 ribu” tegasnya.

Saat itu, Zainal Arifin Kepala Desa Blongsong menjelaskan, kalau soal pengurusan PTSL memang secara aturan 150 ribu, namun karena disitu ada biaya tambahan yang dibebankan pada pemohon, maka kami sepakat untuk menambahkan biaya itu agar memudahkan pemohon tidak ribet dalam pengurusan sertifikat PTSL ini.

Soal rincian biaya, monggo kordinasi langsung pada pihak panitia karena itu kewenangan dari panitia ” tutup Kades.

Sebelum ada penyuluhan, masyarakat Desa Blongsong sempat mempertanyakan soal pembayaran dan penulisan pada kwitansi rincian anggaran biaya yang dibebankan pada pada pemohon oleh panitia PTSL. (tgh/Red).